[{"data":1,"prerenderedAt":344},["ShallowReactive",2],{"page-id-glossary-penyusutan-fiskal":3},{"content":4,"isFallback":328,"alternates":343},{"id":5,"title":6,"body":7,"description":326,"extension":327,"heroDark":328,"keywords":329,"locale":330,"meta":331,"navigation":334,"path":335,"seo":336,"sitemap":339,"stem":341,"translationKey":329,"__hash__":342},"content/id/glossary/penyusutan-fiskal.md","Penyusutan fiskal adalah: kelompok, tarif, dan bedanya dengan penyusutan komersial",{"type":8,"value":9,"toc":309},"minimark",[10,15,19,33,36,40,43,123,126,129,133,136,170,173,177,180,196,199,202,206,209,235,242,246,254,262,265,276,280,285,288,292,295,299,302,306],[11,12,14],"h2",{"id":13},"apa-itu-penyusutan-fiskal","Apa itu penyusutan fiskal?",[16,17,18],"p",{},"Penyusutan fiskal adalah alokasi harga perolehan aset berwujud (harta berwujud) sebagai biaya yang boleh dikurangkan dari penghasilan bruto dalam menghitung Pajak Penghasilan (PPh) badan maupun orang pribadi yang menjalankan usaha. Dasar hukumnya adalah Undang-Undang Pajak Penghasilan (UU PPh) Pasal 11, beserta peraturan pelaksanaannya yang menetapkan kelompok harta dan tarifnya. Istilah lain untuk penyusutan adalah depresiasi: dua kata untuk konsep yang sama, dan di konteks fiskal keduanya dipakai bergantian.",[16,20,21,22,26,27,32],{},"Penyusutan fiskal berlaku untuk ",[23,24,25],"strong",{},"aset",": peralatan, mesin, kendaraan, dan bangunan yang dipakai perusahaan bertahun-tahun — bukan untuk stok atau persediaan barang dagangan yang habis terjual. Kalau yang dihitung adalah bahan baku atau barang dagangan, itu wilayah ",[28,29,31],"a",{"href":30},"/id/glossary/stock-opname","stock opname",", bukan penyusutan.",[16,34,35],{},"Yang membedakan penyusutan fiskal dari penyusutan yang dicatat perusahaan di pembukuan (penyusutan komersial) adalah sumber aturannya. Penyusutan komersial mengikuti kebijakan akuntansi internal — perusahaan boleh menaksir sendiri umur manfaat dan memilih metode yang paling menggambarkan pola pemakaian asetnya. Penyusutan fiskal tidak begitu: kelompok harta, masa manfaat, dan tarifnya sudah baku menurut undang-undang, tidak bisa disesuaikan per kebijakan internal. Bedanya dijelaskan lebih rinci di bagian bawah.",[11,37,39],{"id":38},"kelompok-harta-berwujud-bukan-bangunan-kelompok-14","Kelompok harta berwujud bukan bangunan (kelompok 1–4)",[16,41,42],{},"Untuk harta berwujud selain bangunan, UU PPh Pasal 11 membagi aset ke dalam empat kelompok berdasarkan masa manfaatnya. Setiap kelompok punya tarif penyusutan sendiri, tergantung metode yang dipilih:",[44,45,46,65],"table",{},[47,48,49],"thead",{},[50,51,52,56,59,62],"tr",{},[53,54,55],"th",{},"Kelompok",[53,57,58],{},"Masa Manfaat",[53,60,61],{},"Tarif Garis Lurus",[53,63,64],{},"Tarif Saldo Menurun",[66,67,68,83,96,109],"tbody",{},[50,69,70,74,77,80],{},[71,72,73],"td",{},"Kelompok 1",[71,75,76],{},"4 tahun",[71,78,79],{},"25%",[71,81,82],{},"50%",[50,84,85,88,91,94],{},[71,86,87],{},"Kelompok 2",[71,89,90],{},"8 tahun",[71,92,93],{},"12,5%",[71,95,79],{},[50,97,98,101,104,107],{},[71,99,100],{},"Kelompok 3",[71,102,103],{},"16 tahun",[71,105,106],{},"6,25%",[71,108,93],{},[50,110,111,114,117,120],{},[71,112,113],{},"Kelompok 4",[71,115,116],{},"20 tahun",[71,118,119],{},"5%",[71,121,122],{},"10%",[16,124,125],{},"Pola yang terlihat: tarif saldo menurun selalu dua kali tarif garis lurus untuk kelompok yang sama, karena keduanya diturunkan dari masa manfaat yang sama — garis lurus dari 1 dibagi masa manfaat, saldo menurun dari 2 dibagi masa manfaat.",[16,127,128],{},"Sebagian besar peralatan kantor dan kendaraan operasional umum masuk Kelompok 1 atau 2. Daftar rinci jenis harta per kelompok — mana yang termasuk Kelompok 3 dan 4 — ditetapkan dalam lampiran peraturan pelaksanaan UU PPh; untuk klasifikasi aset yang tidak jelas kelompoknya, konfirmasikan ke konsultan pajak atau kantor pajak, karena salah kelompok berarti salah tarif.",[11,130,132],{"id":131},"penyusutan-bangunan-permanen-dan-tidak-permanen","Penyusutan bangunan: permanen dan tidak permanen",[16,134,135],{},"Bangunan diperlakukan terpisah dari harta berwujud lainnya, dengan dua kelompok berdasarkan sifat konstruksinya:",[44,137,138,149],{},[47,139,140],{},[50,141,142,145,147],{},[53,143,144],{},"Jenis Bangunan",[53,146,58],{},[53,148,61],{},[66,150,151,160],{},[50,152,153,156,158],{},[71,154,155],{},"Permanen",[71,157,116],{},[71,159,119],{},[50,161,162,165,168],{},[71,163,164],{},"Tidak Permanen",[71,166,167],{},"10 tahun",[71,169,122],{},[16,171,172],{},"Untuk bangunan, hanya metode garis lurus yang diperbolehkan — tidak ada opsi saldo menurun, berbeda dari harta berwujud bukan bangunan di Kelompok 1–4.",[11,174,176],{"id":175},"metode-penyusutan-fiskal-garis-lurus-vs-saldo-menurun","Metode penyusutan fiskal: garis lurus vs saldo menurun",[16,178,179],{},"Untuk harta berwujud bukan bangunan, Wajib Pajak boleh memilih salah satu dari dua metode:",[181,182,183,190],"ul",{},[184,185,186,189],"li",{},[23,187,188],{},"Garis lurus",": biaya penyusutan sama besar tiap tahun sepanjang masa manfaat.",[184,191,192,195],{},[23,193,194],{},"Saldo menurun",": tarif diterapkan ke nilai sisa buku setiap tahun, sehingga biaya penyusutan makin mengecil seiring waktu. Pada tahun terakhir masa manfaat, sisa nilai buku yang belum tersusutkan dibebankan sekaligus, sehingga aset habis tersusutkan tepat di akhir periode.",[16,197,198],{},"Pemilihan metode ini bersifat taat asas: begitu satu metode dipilih untuk satu kelompok harta, metode itu harus dipakai konsisten untuk kelompok tersebut di tahun-tahun berikutnya, tidak bisa gonta-ganti tiap tahun untuk aset yang sama.",[16,200,201],{},"Satu perbedaan mendasar dari penyusutan komersial: penyusutan fiskal tidak mengenal nilai residu. Seluruh harga perolehan disusutkan habis menurut tarif kelompoknya, bukan harga perolehan dikurangi taksiran nilai sisa seperti lazim di pembukuan komersial.",[11,203,205],{"id":204},"penyusutan-fiskal-vs-penyusutan-komersial-kenapa-bisa-berbeda","Penyusutan fiskal vs penyusutan komersial: kenapa bisa berbeda",[16,207,208],{},"Untuk aset yang sama, angka penyusutan fiskal dan penyusutan komersial hampir selalu berbeda, dan itu wajar — bukan tanda ada yang salah. Sumber perbedaannya:",[181,210,211,217,223,229],{},[184,212,213,216],{},[23,214,215],{},"Umur manfaat."," Komersial memakai taksiran manajemen berdasarkan pengalaman pemakaian aktual; fiskal memakai masa manfaat baku per kelompok, terlepas dari berapa lama aset itu sebenarnya dipakai.",[184,218,219,222],{},[23,220,221],{},"Metode yang diizinkan."," Pembukuan komersial bisa memakai metode apa pun yang relevan — termasuk unit produksi atau sum-of-years'-digits — sementara fiskal hanya mengenal garis lurus dan saldo menurun.",[184,224,225,228],{},[23,226,227],{},"Nilai residu."," Komersial mengurangi nilai residu dari dasar penyusutan; fiskal menyusutkan penuh harga perolehan.",[184,230,231,234],{},[23,232,233],{},"Saat mulai menyusutkan."," Kebijakan komersial bisa berbeda dari ketentuan fiskal soal kapan penyusutan mulai berjalan untuk aset yang baru diperoleh.",[16,236,237,238,241],{},"Selisih inilah yang menjadi ",[23,239,240],{},"koreksi fiskal"," dalam rekonsiliasi laba komersial ke laba fiskal saat pengisian SPT Tahunan PPh Badan, dan biaya penyusutan adalah salah satu pos koreksi yang paling sering muncul. Karena sifatnya sementara (selisih akan hilang sendiri setelah aset selesai tersusutkan penuh di kedua sisi), perbedaan ini biasanya diakui sebagai aset atau liabilitas pajak tangguhan di laporan keuangan yang mengacu pada PSAK 46 tentang Pajak Penghasilan.",[11,243,245],{"id":244},"dampaknya-ke-kartu-aset","Dampaknya ke kartu aset",[16,247,248,249,253],{},"Karena penyusutan komersial dan penyusutan fiskal berjalan dengan angka masing-masing untuk aset fisik yang sama, kartu aset perlu menyimpan keduanya per unit — harga perolehan, metode, dan nilai buku berjalan untuk sisi komersial, plus kelompok dan tarif fiskalnya — supaya tim keuangan bisa merekonsiliasi dua angka itu langsung dari satu catatan, tanpa menyusun ulang di spreadsheet terpisah setiap tutup buku. ",[28,250,252],{"href":251},"/id/product/manajemen-aset","Modul manajemen aset UNIO24"," menyimpan riwayat perolehan dan nilai buku tiap aset dalam satu catatan digital per unit, jadi data dasar untuk kedua sisi penyusutan sudah tersedia di tempat yang sama.",[16,255,256,257,261],{},"Untuk menghitung jadwal penyusutan komersial (garis lurus, saldo menurun ganda, sum-of-years'-digits, atau unit produksi) atas satu aset, gunakan ",[28,258,260],{"href":259},"/id/tools/kalkulator-penyusutan","kalkulator penyusutan"," — perhitungannya untuk sisi komersial, terpisah dari tarif kelompok fiskal yang dijelaskan di halaman ini.",[263,264],"hr",{},[16,266,267,268,275],{},"Halaman ini bersifat informasional untuk memahami konsep dan tarif umum penyusutan fiskal. Penerapan pada situasi pajak spesifik mengikuti UU PPh dan peraturan pelaksanaannya yang berlaku saat transaksi terjadi, dan sebaiknya dikonfirmasikan dengan konsultan pajak — bukan pengganti nasihat pajak profesional. Sumber resmi: ",[28,269,274],{"href":270,"rel":271,"target":273},"https://www.pajak.go.id",[272],"noopener","_blank","Direktorat Jenderal Pajak (DJP)",".",[11,277,279],{"id":278},"faq","FAQ",[281,282,284],"h3",{"id":283},"bolehkah-metode-penyusutan-fiskal-diganti-di-tengah-masa-manfaat-aset","Bolehkah metode penyusutan fiskal diganti di tengah masa manfaat aset?",[16,286,287],{},"Tidak. Metode yang dipilih untuk satu kelompok harta berlaku taat asas — harus dipakai konsisten sepanjang masa manfaat kelompok itu, tidak bisa berpindah dari garis lurus ke saldo menurun atau sebaliknya untuk aset yang sama di tahun berjalan.",[281,289,291],{"id":290},"apa-yang-terjadi-pada-penyusutan-fiskal-kalau-aset-dijual-sebelum-masa-manfaatnya-habis","Apa yang terjadi pada penyusutan fiskal kalau aset dijual sebelum masa manfaatnya habis?",[16,293,294],{},"Nilai sisa buku fiskal pada saat pelepasan diperhitungkan dalam menentukan untung atau rugi fiskal atas pelepasan aset tersebut — bukan diteruskan menyusut seperti tidak terjadi apa-apa. Ini terpisah dari perhitungan untung-rugi komersial atas pelepasan yang sama.",[281,296,298],{"id":297},"apakah-usaha-kecil-tetap-harus-menghitung-penyusutan-fiskal-per-kelompok","Apakah usaha kecil tetap harus menghitung penyusutan fiskal per kelompok?",[16,300,301],{},"Usaha yang membayar PPh final berdasarkan peredaran bruto (skema UMKM) umumnya tidak perlu menghitung penyusutan fiskal per kelompok, karena pajaknya dihitung dari omzet, bukan dari laba bersih setelah biaya. Kewajiban menghitung penyusutan per kelompok berlaku untuk Wajib Pajak yang menghitung PPh dari penghasilan neto biasa.",[281,303,305],{"id":304},"kalau-aset-tercatat-di-kelompok-yang-salah-apa-dampaknya","Kalau aset tercatat di kelompok yang salah, apa dampaknya?",[16,307,308],{},"Kelompok yang salah berarti tarif dan masa manfaat yang dipakai juga salah, sehingga biaya penyusutan yang dilaporkan tiap tahun keliru — dampaknya bisa berupa kurang bayar atau lebih bayar PPh yang baru terlihat saat pemeriksaan pajak. Karena itu klasifikasi kelompok sebaiknya dikonfirmasikan di awal, bukan diperbaiki belakangan.",{"title":310,"searchDepth":311,"depth":311,"links":312},"",2,[313,314,315,316,317,318,319],{"id":13,"depth":311,"text":14},{"id":38,"depth":311,"text":39},{"id":131,"depth":311,"text":132},{"id":175,"depth":311,"text":176},{"id":204,"depth":311,"text":205},{"id":244,"depth":311,"text":245},{"id":278,"depth":311,"text":279,"children":320},[321,323,324,325],{"id":283,"depth":322,"text":284},3,{"id":290,"depth":322,"text":291},{"id":297,"depth":322,"text":298},{"id":304,"depth":322,"text":305},"Penyusutan fiskal adalah penyusutan aset menurut UU PPh Pasal 11: kelompok harta berwujud 1-4, tarif garis lurus dan saldo menurun, serta bedanya dari penyusutan komersial di pembukuan.","md",false,null,"id",{"date":332,"category":333},"2026-08-16","Akuntansi & Pajak",true,"/id/glossary/penyusutan-fiskal",{"title":337,"description":338},"Penyusutan fiskal: kelompok, tarif & beda dengan komersial","Penyusutan fiskal menurut UU PPh: kelompok harta 1-4, tarif garis lurus dan saldo menurun, penyusutan bangunan, dan kenapa angkanya beda dari penyusutan komersial.",{"loc":335,"lastmod":340},"2026-08-16T04:09:53+03:00","id/glossary/penyusutan-fiskal","kY80EqdZDNkUJy6OeRgSFpXtKIJy65GFM4XdP3PqrMA",[],1787426196009]